Pimpinan dan Keluarga Besar
Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali
Mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA NYEPI
DAN
TAHUN BARU CAKA 1932
March 18th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »Pimpinan dan Keluarga Besar
Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali
Mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA NYEPI
DAN
TAHUN BARU CAKA 1932
March 18th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »Peringatan Hari Penyandang Cacat dan hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2009 di Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Tabanan, dilaksanakan dengan sangat meriah, dalam peringatan kali ini dilaksanakan berbagai kegiatan dan lomba yang diikuti oleh para penyandang cacat, pegawai, dan masyarakat umum.
Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan apresiasi dan layanan sosial bagi mereka yang membutuhkan, kegiatan-kegiatan tersebut yaitu:
1. Pemeriksaan dan pengobatan mata gratis bagi penerima manfaat PSBN Mahatmiya dan pegawai PSBN Mahatmiya. kegiatan ini dilaksakanan tanggal 14 Desember 2009 bertempat di aula PSBN Mahatmiya, terselenggara berkat kerja sama dengan Rumah Sakit Indra Denpasar.
2. Donor darah dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2009, bekerjasama dengan PMI Tabanan.
3. Bakti sosial kerja bakti di lingkungan Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta dilaksanakan tanggal 16 Desember 2009.
4. Seminar advokasi sosial bertema ” Penyediaan Aksesibilitas Merupakan Salah Satu Bentuk Perlindungan Terhadap Penyandang Cacat”. Dilaksanakan Tanggal 17 Desember 2009 bertempat di aula PSBN Mahatmiya dengan menghadirkan para nara sumber, I Wayan Miarsana sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan, dr. AA Sri Wahyuni Sp.Kj. Ketua komisi perlindungan anak (KPID) Bali, I Made Yudiana Kepala bidang Pembangunan dan gedung Dinas PU Kabupaten Tabanan dengan dipandu oleh moderator Desy Fitriyani dari Bali TV.
5. Pasar Murah dilaksanakan Tanggal 19 Desember 2009, bekerja sama dengan Koperasi Krama Bali (KKB) menjual bahan kebutuhan pokok sehari-hari, Bursa Pakaian Murah Bekerja sama denga Matahari Depstore Denpasar, Bursa buku murah bekerja sama dengan Toko Buku Gramedia Denpasar, serta masyarakat pedagang di sekitar lokasi yang menjajakan jajanan dan makanan ringan.
6. Lomba dan hiburan dilaksanakan tanggal 22 dan 23 Desember 2009, kegiatan ini bersifat rekreatif, menyelenggarakan lomba bola volley tuna netra, catur tuna netra, paper race, tarik tambang, jepit balon, dan memindahkan bola dengan tali.
Senyum sosial mengakhiri serangkaian kegiatan dalam rangka HIPENCA dan KSN Tahun 2009, Sabtu Tanggal 23 Desember 2009, dengan cara menjalin kembali silaturahmi dengan para pegawai PSBN Mahatmiya, serta pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Written by: Rusmana.
January 20th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional PSBN Mahatmiya Tabanan menggelar pasar murah pada, Sabtu (19/12) lalu di serbu pembeli dari masyarakat sekitar, Bukan saja masyarakat Banjar Anyar Kediri, warga dari Kota Tabanan berbagai desa berjubel untuk berbelanja , selaian itu pasar murah yang digelar di halaman dan aula PSBN Mahatmiya itu juga diserbu pembeli dari kalangan pelajar.
Berbeda dengan pasar murah lainnya, PSBN Mahatmiya menggelar pasar murah sembako dankebutuhan sehari-hari bekerja sama dengan Koperasi Krama Bali (KKB) Tabanan, pasar murah pakaian bekerja sama dengan Matahari Departemen Store dan pasar murah buku-buku bekerja sama dengan Gramedia Denpasar. warga berjubel untuk berbelanja pada tiga stand besar yang disediakan panitia.
Barang kebutuhan sehari-hari yang disediakan oleh KKB terus dibanjiri pembeli sejak dibuka pukul 09.00 wita hingga sore hari. banyak ibu-ibu harus berebutan membeli beras, gula, minyak dan berbagai kebutuhan lainnya karena takut kehabisan. padahal kata manajer KKB Tabanan Dewi Trisnayanti, pihaknya menyediakan dalam jumlah besar, namun karena banyaknya pembeli, kebutuhan pokokm dan keperluan sehari-hari habis terjual. Dalam setiap pasar murah KKB menyediakan kebutuhan dengan harga lebih rendah dari harga pasar sehingga membantu masyarakat.
Pasar murah buku dengan diskon yang sangat menarik juga diserbu para pelajar dan masyarakat umum, demikian pula stan pakaian dan makanan kecil.
Sumber Bali Post, senin 21 Desember 2009
December 21st, 2009 by Mahatmiya | No Comments »Judul tersebut merupakan thema seminar Advokasi Sosial dalam rangka memperingati Hari Internasional Penyandang cacat (Hipenca) yang jatuh pada tgl 3 Desember dan Kesetiakawanan Sosial Nasional (KSN) tgl 20 Desember yang dipandu oleh Putu Desy Fitriani salah seorang penyiar dari Bali TV dan peserta seminar terdiri dari pendidik, pengambil kebijakan, dinas teknis terkait dan organisasi sosial kecacatan.
para penyandang cacat sesungguhnya memiliki hak-hak yang sama dengan masyarakat lainnya, Namun sayang, tidak banyak pihak yang menyediakan fasilitas bagi mereka, baik dalam sarana umum, kantor-kantor maupun berbagai tempat lainya, Selain itu masih banyak yang mengalami eksploitasi, demikian terungkap dalam Seminar Advokasi Sosial di PSBN Mahatmiya, Kamis (17/12).
Kepla PSBN mahatmiya Dra. Neneng Ratnaningsih mengharapkan kesadaran semua pihak untuk memberikan akses bagi mereka yang berkebutuhan khusus, Dikatakannya, para penyandang cacat dapat hidup normal dan embantu dirinya sendiri dengan kepedulian banyak pihak, baik masyarakat luas, pemerintah maupu pihak swasta.
Hadir sebagai narasumber Sekretaris DPRD Tabanan I Wayan Miarsana yang mengakui minimnya akses untuk penyandang cacat di Tabanan, berjanji pihaknya akan terus mendorong agar pemda dan masyarakat luas lebih banyak memberikan perhatian bagi para penyandang cacat, misalnya dari segi pendanaan.
Ketua Komisi Perlindungan Anak daerah bali (KPAID) dr.AA Sri Wahyuni, Sp.Kj. Mengatakan masih banyak terjadi eksploitasi anak-anak, baik penyandang cacat maupun normal. Dilapangan, kata dr. Sri Wahyuni, banyak ditemukan kasus anak cacat yang sengaja diterlantarkan orang tuanya atau badan yang menghimpun dana dengan menggunakan anak cacat sebagai komoditas. Dikatakannya, para penyandang cacat tidak harus diberi bantuan, tetapi perlu mendapatkan pendidikan yang layak untuk punya masa depan yang baik.”Diperlukan akses untuk mendapatkan pendidikan secara layak bagi tuna daksa, tuna rungu maupun bagi mereka yang berkebutuhan khusus lainnya.
Anak penyandang cacat, katanya, harus memperoleh perlakuan yang sama dengan anak lainnya, Demikian pula pentingnya memberikan kasih sayang, didengar pendapatnya dan tidak dilakukan liberalisasi sehingga kepercayaan dirinya tumbuh.
Kepala Bidang Pembangunan dan Gedung PU Kabupaten Tabanan I Made Yudiana mengatakan sesuai dengan aturan, semestinya pembangunan gedung-gedung harus menyediakan akses yang dapat digunakan oleh penyandang cacat, seperti bangunan gedung pendidikan, fungsi keagamaan atau fasilitas umum lainnya, Dikatakannya akses itu masih sangat minim dan diabaikanpada ketika melakukan pembangunan.
Sementara itu sejumlah penyandang cacat pada kesempatan itu meminta agar diberikan kemudahan melakukan mobilitas. Banner maupunbaliho yang ada di trotoar kerap menyulitkan langkah mereka. Mereka juga mempertanyakan Jamkesmas yang tidak dimiliki padahal penghasilan mereka sangat minim.
Sumber: Bali Post, Sabtu 19 Desember 2009.
December 21st, 2009 by Mahatmiya | No Comments »Innalilahi wa innailaihi roji’un
Telah berpulang ke Rahmatullah ibunda tercinta
Ibu Hj. Rosidah MS (Ny. Bahtiar Chamsyah)
Hari Jum’at tg. 27 November 2009 tepat pukul 23.50 di RS Medistra Jakarta
Keluarga Besar PSBN “MAHATMIYA’ Bali turut berbelasungkawa semoga amal dan ibadah beliau diterima ALLAH SWT dan bagi kelurga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran
November 28th, 2009 by Mahatmiya | No Comments »


Melakukan pelayanan dan rehabilitasi social yang bertujuan membangun kondisi fisik, mental, social dan spiritual penyandang cacat banyak dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satu cara yang dilakukan oleh Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya dalam rangka pelayanan dan rehabilitasi social adalah melalui kegiatan outbound
Dra. Neneng Ratnaningsih, selaku kepala PSBN Mahatmiya menjelaskan bahwa ada beberapa alasan mengapa PSBN Mahatmiya menyelenggarakan outbound yaitu outbound adalah sebuah simulasi kehidupan yang komplek yang dibuat menjadi sederhana dalam sebuah permainan, disamping itu metode ini penuh kegembiraan karena dilakukan dengan permainan. Ciri ini membuat orang merasa senang didalam melakukan kegiatan
Kegiatan ini diselenggarakan tanggal 13-14 November 2009, hari pertama aktivitas outbound bertempat di PSBN Mahatmiya adapun kegiatan yang dilakukan adalah ice breaking (membentuk suasana keakraban) dan promotion team (membentuk kelompok dan mengenali potensi kelompok), hari kedua peserta melakukan aktivitas dan permainan di Kebun Raya Bedugul Tabanan Bali, beberapa permainan yang dilakukan dalam rangka proses terapi mental dan social adalah magic stick, yaitu menurunkan tongkat secara bersama-sama, get moving, adalah secara berkelompok menunjuk satu orang sebagai pemegang misi, yang disupport oleh kelompok, trouble roop yaitu mengurai tali secara kelompok, dan mission impossible yaitu menyeberangkan semua anggota kelompok dari rintangan.
Peserta dalam kegiatan ini adalah Penerima Manfaat dan Pegawai PSBN Mahatmiya dengan jumlah total 100 orang. Instruktur outbound adalah tim spider berasal dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS)Bandung terdiri dari 4 orang yang telah berlisensi internasional.
Written by: Wahyu sumber Bali Post
November 21st, 2009 by Mahatmiya | No Comments »Sabtu pagi tanggal 5 September 2009, dalam suasana khidmat telah dilaksanakan Pengambilan sumpah bagi pegawai negeri sipil yang baru dilingkungan PSBN Mahatmiya Bali, para pegawai yang diambil sumpahnya sejumlah 12 orang, terdiri dari 5 orang beragama Islam, 5 orang beragama Hindu, 1 orang Beragama Katholik dan 1 orang beragama Protestan, dengan didampingi oleh para rohaniawan masing-masing agama. Berikut daftar nama pegawai negeri sipil yang diambil sumpahnya:
|
No. |
N A M A |
NIP |
UNIT KERJA |
|
1 |
I Ketut Supena. S.Sos, M.Si |
197303012000031002 |
Staf Seksi PAS |
|
2 |
Enny Sulistyowati Hadiwiryono, A.Ks. |
197509122005022001 |
Staf Sub Bag TU |
|
3 |
Agustinus Rudhy Setiawan, SH. |
197602152006041003 |
Staf Seksi PAS |
|
4 |
Iyus Rusmana, A.Ks. |
197407162008011011 |
Staf Sub Bag Tata Usaha |
|
5 |
Wahyu Dewanto, S.Psi. |
198203132008011009 |
Staf Seksi Rehsos |
|
6 |
Irwan Subena, S.Sos. |
197712222008011010 |
Staf Seksi Rehsos |
|
7 |
Yuhdi Hamzah Hermawan |
197211022008011008 |
Staf Seksi Rehsos
|
|
8 |
I Nyoman Sulendra |
197212312007011005 |
Staf Sub Bag Tata Usaha |
|
9 |
Albert Pangemanan |
197209252007011004 |
Staf Sub Bag Tata Usaha
|
|
10 |
I Made Tantri |
196905182007011002 |
Staf Sub Bag Tata Usaha |
|
11 |
Ni Wayan Sukarini |
196607222007012003 |
Staf Sub Bag Tata Usaha |
|
12 |
Ni Komang Suandari |
197204222007012003 |
Staf Sub Bag tata Usaha |
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah pegawai negeri sipil yang baru oleh kepala PSBN mahatmiya Bali, Dra. Neneng Ratnaningsih. Pengambilan sumpah pegawai negeri sipil ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan PSBN Mahatmiya sebagai satuan kerja, dalam amanatnya kepala PSBN Mahatmiya mengatakan “ pengambilan sumpah merupakan bentuk komitmen agar pegawai negeri sipil memiliki loyalitas dan tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan sebagai abdi dan aparatur negara, agar menjadi aparatur yang baik. diharapkan kepada para pegawai yang baru diambil sumpah untuk selalu memegang teguh sumpah tersebut dan kepada para pegawai yang telah sekian lama menunaikan tugas diharapkan untuk mengingat-ingat kembali sumpah yang telah dilaksanakannya pada waktu yang lalu. Kemudian setelah acara pengambilan sumpah pegawai negeri sipil selesai, pada kesempatan tersebut diserahterimakan penghargaan satya lencana karya satya 20 tahun kepada tiga orang pegawai negeri sipil dilingkungan PSBN Mahatmiya yaitu:
|
No. |
N A M A |
NIP |
UNIT KERJA |
|
1 |
I Wayan Swinata |
196112131983031052 |
Pekerja Ssosial Fungsional |
|
2 |
I Nyoman Sumita |
195412311982021005 |
Staf Sub Bag Tata Usaha |
|
3 |
Sagung Alit Parmawati |
196012311982022003 |
Staf Seksi Rehabilitasi Sosial |
Acara ditutup dengan pemberian selamat dari seluruh pegawai kepada pegawai yang baru diambil sumpah dan pegawai yang menerima penghargaan dipimpin oleh Kepala PSBN Mahatmiya.
September 7th, 2009 by Mahatmiya | No Comments »Pembelajaran mahasiswa, tidak cukup hanya dilakukan dikelas dalam kampus atau dilaboratoium praktek, mahasiswapun harus dikenalkan pada lembaga dan masyarakat yang melakukan praktek penerapan ilmu seperti yang mereka pelajari pada kehidupan nyata.
Pada Tanggal 29 Juli 2009, telah dilakukan studi ekskursi STIKS Tamalanrea Makasar ke Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali. studi ekskursi kali ini diikuti oleh 183 peserta, rombongan diterima oleh Kepala Sub Bagian TU, Bapak I Wayan Suardana, S.Sos mewakili pimpinan PSBN Mahatmiya, dalam sambutannya mengatakan bahwa PSBN Mahatmiya merupakan unit pelaksana teknis Departemen Sosial bertugas memberikan pelayanan rehabilitasi sosial kepada para penyandang cacat netra, dan pada tahun 2007 menerima mandat untuk melaksanakan pelayan juga terhadap para penyandang cacat tubuh ringan, cacat tuna rungu wicara dan cacat mental ringan.
Dalam sambutannya Ketua STIKS Tamalanrea Makasar mengatakan bahwa tahun ini studi ekskursi dilakukan dengan mengunjungi 8 tempat dimulai dari Makasar dan akan berakhir di Jakarta.
Para Mahasiswa pada kunjungan kali ini berkesempatan melihat dan belajar secara langsung proses pelayan rehabilitasi sosial di PSBN Mahatmiya, fasilitas dan program pelayan serta administrasi pelayanan.
August 3rd, 2009 by Mahatmiya | No Comments »Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali kembali mendapat kunjungan istimewa guna melihat bagaimana manajemen dan pembinaan para penyandang cacat, kamis(30/7) kemarin. Kali ini dikunjungi tamu dari delapan negara dalam rangka Third country Training Program on Vocational Rehabilitation for Person With Disability. Rombongan tersebut dipimpin Kepala Balai Besar Rehabilitasi Vocasional Bina daksa Cibinong Drs. Edi Masdi, M.Si.
Delapan Negara yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Zimbabwe, Palestina, Filipina, Vietnam, Nepal, Timor Leste, Pakistan dan Thailand. Selain melihat fasilitas yang dimiliki, delegasi ini disambut dengan tarian janger oleh para penghuni panti.
Tujuan utama kegiatan ini, kata Edi Masdi, melihat bagaimana pengelolaaan rehabilitasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, Indonesia, kata Edi, diberi kepercayaan karena dianggap lebih baik dalam hal rehabilitasi sosial.
Kegiatan ini , kata Edi, merupakan kerja sama sejumlah negara dari tahun 2006 hingga 2010. Kali ini para delegasi yang merupakan pejabat Pejabat Departemen Sosial pemerintah dari negara negara masing-masing berada di Indonesia dalam kegiatan ini selama 42 hari. Selain mengetahui kebijakan pemerintah, mereka juga melihat secara langsung bagaimana pengelolaan dan keberadaan panti sosia, baik milik pemerintah maupun masyarakat.
Para delegasi ini ingin melihat dari dekat bagaimana pemberdayaan penyandang cacat, baik milik pemerintah maupun masyarakat, termasuk yang ada di Bali, terangnya.
Dikatakan Edi Masdi, Pemda dan masyarakat Bali memiliki komitmen yang cukup tinggi dalam pemberdayaan penyandang cacat. Sehingga, katanya, tidak heran, banyak penyandang cacat yang sudah dapat hidup mandir, memilki keterampilan dan dengan dukungan masyarakat yang sangat besar, Dikatakannya, banyak kegiatan kongkret yang telah dilakukan oleh Pemda Bali dan masyarakat untuk membantu para penyandang cacat. walau demikian, katanya, kepedulian terhadap para penyandang cacat harus semakin ditingkatkan agar mereka dapat mandiri dan sukses dalam hidupnya.
Kepala PSBN Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih mengatakan untuk saat ini ada 75 siswa yang mendapatkan pembinaan, Dikatakannya, selama ini berbagai program telah dijalankan untuk membantu para penyandang cacat, seperti misalnya bimbingan fisik, mental, sosial, kesenian, keterampilan maupun bimbingan kecerdasan. Selain yang masih dibina di panti, sebagian besar penyandang cacat lainnya sudah bisa mandiri dan tidak lagi tergantung dengan keluarga.
Dicontohkannya sejumlah siswa telah membuka usaha panti pijat maupun bekerja pada perusahaan lainnya, Dikatakan Neneng, tujuan utama pembinaan ini agar penyandang cacat memiliki keterampilan kerja, percaya diri, mampu hidup secarawajar bagi diri dan keluarganya dan mandiri.”Banyak Siswa disini yang telah mandiri dan membuka usaha sendiri,” terang Neneng. ( Sumber, Bali Post, Jumat kliwon, 31 juli 2009).
July 31st, 2009 by Mahatmiya | No Comments »Kebutuhan manusia untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi, sebagai suatu konsekwensi manusia sebagai makluk sosial, tak terkecuali bagi mereka yang mempunyai keterbatasan fisik atau menyandang kecacatan, baik itu netra, tubuh atau cacat lainnya.
Pada tanggal 18 Juli 2009, keluarga besar Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya melakukan widyawisata, dengan mengunjungi beberapa objek wisata di wilayah Bali yaitu objek wisata Gua Gajah di Kabupaten Gianyar, objek wisata Gua Lawah di Kabupaten klungkung dan Pantai Kuta di Kabupaten Badung. kegiatan ini diikuti oleh 160 orang terdiri dari 70 orang penerima manfaat dan 90 orangpegawai dan keluarga pegawai PSBN Mahatmiya.
Tujuan dilaksanakannya widyawisata ini adalah sebagai sarana rekreasi untuk mengenal objek wisata dan menambah pengetahuan, serta sebagai sarana bersosialisasi para penerima manfaat PSBN Mahatmiya dengan lingkungan sosial dan juga merupakan realisasi lain kerja sosial kemasyarakatan.
Kegiaatan widya wisata ini mulai berangkat menuju lokasi pada jam 8.00 menggunakan 5 buah bus, lokasi yang pertama dikunjungi adalah objek wisata gua Gajah, disini peserta melakukan persembahyangan dan memasuki gua, selanjutnya peserta mengunjungi Gua Lawah, disinipun peserta melakukan persembahyangan, istirat makan siang serta melakukan pembagian doorprize, dilanjutkan dengan mengunjungi pantai kuta (petitenget) dikabupaten Badung, disini para peserta mengunjungi pantai dan berjalan-jalan ditepi laut. Peserta kembali menuju PSBN Mahatmiya Pada jam 16.00 WITA dan tiba pada jam 17.00 WITA. Walaupun seluruh peserta kelelahan tetapi dilaksanakan dengan penuh keriangan.
July 27th, 2009 by Mahatmiya | No Comments »