Selasa , 8 juni 2010 Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali menerima kunjungan dari SMP Taman Mahatma Gandi Denpasar. Tujuan kunjungan ini adalah memberikan pengalaman belajar kepada siswa melalui observasi langsung ke lembaga pemberi pelayanan sosial, sehingga siswa dapat mengetahui kegiatan dan proses belajar mengajar di Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali, sekaligus mengembangkan jiwa sosial dan membangun charity pada siswa terhadap para peyandang cacat.
Rombongan Diterima langsung oleh Kepala PSBN Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih, dalam kesempatan ini kepala PSBN Mahatmiya menjelaskan program pelayanan rehabilitasi sosial terhadap penyandang cacat, serta mengungkapkan beberapa prestasi yang telah diraih oleh para penerima manfaat PSBN mahatmiya, Dalam kunjungan lapangan para peserta diajak langsung melihat proses dan fasilitas rehabilitasi sosial yang ada di PSBN Mahatmiya. Pada kunjungan ini diserahkan pula sumbangan berupa makanan dan minuman ringan untuk para penerima manfaat.
Salah seorang peserta kunjungan mengungkapkan kekagumannya bahwa ternyata penyandang cacat juga mampu meraih prestasi dan memiliki keinginan kuat untuk hidup mandiri.
Tabanan, 6 Juni 2010. “Saya sangat tersentuh, dengan apa yang telah diapresiasikan lewat suguhan kesenian, puisi yang telah ditampilkan, tentunya mendidik untuk bisa seperti itu merupakan kerja keras yang telah dilakukan oleh kepala dan staff dipanti ini. Terus bekerja keras untuk membangun bangsa indonesia”
Itulah sambutan pembuka oleh Menteri Sosial Dr. Salim Segaf Al Jufri, MA dalam kunjunganya ke Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya. Menteri sosial didampingi oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Direktur Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial, Kepala Dinas Sosial Prov. Bali dan Kepala Dinas Sosial Kab. Tabanan
Datang pukul 11.00 wita mensos dan rombongan disambut dengan kalungan bunga kamboja diringi gamelan gong oleh penerima manfaat di PSBN, masuk ke ruang aula rombongan disambut selamat datang oleh penari tuna rungu dengan diiringi gong tuna netra membawakan tarian Panyambrama.
Acara dilanjutkan dengan sambutan kepala panti PSBN Mahatmiya Dra. Neneng Ratnaningsih, dilanjutkan pembacaan puisi oleh penerima manfaat PSBN I Wayan Anom Wibowo.
Acara berlanjut dengan sambutan menteri sosial RI, dalam sambutannya Menteri Sosial mengucapkan terima kasih atas kerja keras PSBN Mahatmiya selama ini, dan mengharapkan agar terus bekerja keras tanpa henti untuk membangun bangsa ini.
Setelah selesai sambutan, Kepala Panti menyerahkan cinderamata kepada Menteri Sosial berupa kerajinan uang kepeng yang dibuat oleh penerima manfaat PSBN Mahatmiya, sebelum mengakhiri kunjungan Menteri dan rombongan melakukan kunjungan lapangan di lingkungan PSBN Mahatmiya
Tabanan, 29 Mei 2010. Wujud pelayanan dan rehabilitasi social melalui bimbingan fisik diselenggrakan oleh Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya bekerja sama dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia atau YKI melalui pemeriksaan mata kepada penerima manfaat PSBN Mahatmiya, YKI berpendapat bahwa kerjasama ini merupakan salah satumanifestasi filosofi Yayasan membantu masyarakat miskin untuk bebas dari penyakit dan penderitaan. YKI berpusat di Bali, dengan salah satu program klinik mata keliling ke daerah-daerah yang terpencil dan terisolasi.
Kegiatan ini diselenggarakan selama satu hari diikuti oleh Penerima Manfaat dan beberapa pegawai di lingkungan PSBN Mahatmiya berjumlah kurang lebih 100 orang. Penerima manfaat atau pegawai yang terdapat kelainan mata langsung diberikan obat tetes mata atau kaca mata sesuai dengan kelainan yang diidap
Kepala Panti PSBN Mahatmiya Dra. Neneng Ratnaningsih, menjelaskan bahwa program pemeriksaan mata ini adalah salah satu wujud kesungguhan PSBN dalam memberikan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penerima manfaat (penyandang cacat yang direhabilitasi di PSBN) disamping itu kegiatan ini merupakan usaha mempererat kerjasama antar lembaga dalam mewujudkan kesejahteraan social
Hasil dari pemeriksaan mata ini akan ditindaklanjuti oleh petugas PSBN Mahatmiya berdasarkan rekomendasi yang diberikan oleh YKI
Pembukaan Penawaran Pekerjaan Renovasi Dan Perluasan Ruang Praktik Ketrampilan PSBN Mahatmiya
Tabanan, 29 Mei 2010. Dalam rangka melengkapi sarana dan prasarana pelayanan dan rehabilitasi social di PSBN Mahatmiya, pada hari Kamis, tanggal 27 Mei 2010 pukul 14.00 wita dilaksanakan pembukaan penawaran pekerjaan renovasi dan perluasan ruang praktik ketrampilan di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya. Sumber pendanaan berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) PSBN Mahatmiya tahun 2010
Ruang praktik ketrampilan yang telah ada di PSBN perlu dilengkapi dengan sarana yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan dan rehabilitasi social sehingga memenuhi standar pelayanan
Pembukaan penawaran pekerjaan renovasi dan perluasan ruang praktik ketrampilan diikuti oleh rekanan atau perusahaan jasa konstruksi dengan kualifikasi minimal grade 3.
Selanjutnya dari sampul penawaran akan dievaluasi oleh panitia pengadaan barang dan jasa PSBN mahatmiya, direncanakan hasil evaluasi akan diumumkan pada tanggal. 5 juni 2010, dan pembangunan akan dimulai pertengahan Juni 2010
Peningkatan Fungsi dan Peran Keluarga Sebagai Pendukung Keberhasilan Rehabilitasi Penyandang Cacat Melalui Konsultasi Keluarga
Tabanan, 25 Mei 2010. Undang-Undang No 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan social pasal 38 menyiratkan bahwa keluarga merupakan salah satu pihak yang berperan dalam mendukung keberhasilan dalam penyelenggaraan rehabilitasi social bagi penyandang cacat, kesejahteraan itu sendiri didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan social warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya
Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya sebagai pengemban misi pelayanan dan rehabilitasi social, mengundang orang tua/wali dari penerima manfaat dalam rangka konsultasi keluarga, sebagai salah satu factor pendukung keberhasilan proses rehabilitasi social
Konsultasi keluarga di selenggarakan di Aula PSBN Mahatmiya, diikuti oleh kurang lebih 60 orang tua dari penerima manfaat. Dalam sambutannya Kepala PSBN Mahatmiya Dra. Neneng Ratnaningsih menjelaskan bahwa konsultasi keluarga adalah bentuk interaksi antara lembaga (PSBN Mahatmiya), dan orang tua dalam membentuk dan membangun persepsi bersama yang pada akhirnya terwujud komunikasi dan usaha dua arah dalam mencapai keberhasilan proses rehabilitasi social.
Acara dibuka dengan music tradisional bali gong dan band oleh penerima manfaat, acara dilanjutkan dengan paparan proses pelayanan dan rehabilitasi social di PSBN Mahatmiya yang disampaikan oleh Kepala Panti, acara disambung dengan penjelasan singkat kegiatan di PSBN Mahatmiya oleh Suwoto kepala seksi rehabilitasi social, penjelasan perkembangan penerima manfaat oleh koordinator pekerja social, Drs. YA Teguh Widodo, paparan terakhir tentang program praktek belajar kerja (PBK) oleh kepala seksi perencanaan dan advokasi social, Drs. I Wayan Suaya
Pada akhir acara, orang tua penerima manfaat dikelompokkan sesuai dengan pekerja social penerima manfaat untuk berkonsultasi terkait perkembangan anak, permasalahan anak selama mengikuti program rehabilitasi social dan beberapa hal lain yang pada dasarnya memahamkan kepada orang tua tentang pentingnya dukungan orang tua terhadap anak.
Memberikan pelayanan prima merupakan kewajiban sebuah lembaga yang menyelenggarakan pelayan kepada masyarakat. Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, merupakan instistusi pemerintah yang yang memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada para penyandang cacat, berusaha memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan para penerima manfaat yang dilayaninya.
Untuk mewujudkan pelayanan prima dibutuhkan usaha konsisten dalam pengembangan sumber daya manusia terutama berkaitan dengan peningkatan kemampuan personal dan kemampuan sosial pegawai pemberi pelayanan, salah satu usaha yang dilakukan adalah melalui kegiatan out bound management training (OMT) bagi seluruh pegawai Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali.
Alasan penggunaan bound management training (OMT) untuk peningkatan sumber daya manusia karena kegiatan ini merupakan simulasi kehidupan nyata yang disederhanakan sekaligus metode pembelajaran melalui pegalaman yang dilakukan dengan permainan-permaianan yang menggembirakan.
Tujuan kegiatan ini adalah
Meningkatkan kemampuan personal (personal abilities) agar pera pegawai memiliki motovasi kuat dan keyakinan diri akan kemampuan diri, optimis, mampu berfikir positif dan kreatif, serta mampu mengendalikan diri, bertanggung jawab, disiplin dan jujur.
Meningkatkan kemampuan sosial (Social abilities) Meningkatkan kebersamaan dan rasa saling percaya (trust), bekerja sama, kemampuan berkomunikasi, pemecahan masalah bersama, empati, peduli dan saling menolong.
Penyegaran dan rekreasi.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 17 s.d 19 Mei 2010, diikuti 50 orang pegawai dengan melibatkan 5 orang insturktur yang bersertifikat OBI dari Spider Out Bound Indonesia Bandung. Kegiatan hari pertama bertempat di PSBN Mahatmiya, sementara kegiatan hari kedua bersifat out door dilaksakan di bedugul.
Menurut kepala Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih, Hasil akhir yang diharapkan Setelah mengikuti adalah sumber daya manusia pegawai PSBN Mahatmiya akan mampu memberikan pelayanan prima sehingga memberikan kemenfaatan bagi masyarakat dan pada akhirnya kesejahteraan sosial akan terwujud.
(Sumber: Bali Post, Jumat Wage 21 Mei 2010)
Prestasi Penerima Manfaat dalam Lomba Prestasi dan Kreativitas Provinsi Bali
Denpasar, 13 Mei 2010. Dalam rangka lomba prestasi dan kreativitas olah raga dan seni untuk siswa pendidikan khusus (PK) dan pendidikan layanan khusus (PLK) tingkat provinsi Bali, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Olah Raga Provinsi Bali pada tanggal 7-8 Mei 2010, Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya menyertakan enam penerima manfaat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dari 12 cabang perlombaan PSBN Mahatmiya mengikuti empat cabang, cabang tersebut adalah :
Menyanyi, diwakili oleh I komang Ariskiadi dan I Putu Rasta, keduanya belum mendapatkan juara
Cipta Baca Puisi, diwakili oleh Pande Putu Rivan, mendapatkan juara II
Tenis Meja, diwakili oleh Ni Ketut Novitriariani dan Ni Kadek Mirayani, secara berurutan mendapatkan juara II dan III
Catur, diwakili oleh Dewa Putu Sukantara, mendapatkan juara II
Juara I mendapatkan hadiah uang tunai Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah), juara II mendapatkan hadiah uang tunai Rp. 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah), dan juara ke III mendapatkan uang tunai Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah), masing-masing juara selain mendapatkan uang tunai juga mendapatkan piagam dan piala
Penyelenggraan lomba prestasi dan kreativitas sangat berdampak positif bagi penyandang cacat (penerima manfaat), karena mampu menumbuhkan rasa percaya diri dengan potensi yang dimiliki, mengasah sportivitas, sikap pantang menyerah, dan selalu berlatih
Diharapkan penyelenggaraan kegiatan dalam menggali potensi manusia khususnya bagi penyandang cacat terus dilakukan sehingga akan membantu dalam proses rehabilitasi sosial
Kunjungan PSBRW Melati Jakarta Timur dan PSBL Phala Martha Sukabumi
Tabanan, 21 April 2010. Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya mendapatkan kunjungan dari Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Melati Jakarta Timur. Menurut Kepala PSBRW Melati Dra. Ign. Sri Wuwuh P, M.Si, kunjungan ini dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan pegawai terkait program-program yang telah diselenggarakan oleh PSBN Mahatmiya seperti program multi layanan, outreach service , home care, dll
Sedangkan Kepala Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Sukabumi Dra. Sri Retno Susilastuti menjelaskan bahwa kunjungan ke PSBN Mahatmiya adalah rangkaian kegiatan dari beberapa kegiatan yang telah dilakukan yaitu sosialisasi program PSBL Phala Marta ke Dinas Sosial Provinsi Bali dan Bali Plus Denpasar.
Rombongan PSBRW Melati dan PSBL Phala Marta masing-masing berjumlah tujuh orang. Rombongan diterima oleh Kepala PSBN Mahatmiya yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha I Wayan Suardana,S.Sos, didampingi oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Advokasi Sosial Drs. I Wayan Suaya dan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suwoto
Acara dilanjutkan dengan diskusi tentang beberapa hal diantaranya
Program multi layanan terkait Persiapan sumber daya manusia dan Hambatan yang muncul di awal program multi layanan
Terkait program day care
Terkait bimbingan ketrampilan kerja, dan
Program di PSBN secara umum
Dalam kunjungan tersebut PSBN Mahatmiya memberikan kenang-kenangan hasil karya penerima manfaat. Acara ditutup dengan tinjauan lapangan dan tanya jawab kepada seksi-seksi terkait dalam menjalankan program pelayanan dan rehabilitasi sosial
Loka Bina Karya Kota Bima, 30 Maret 2010, Kasi Paca Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaker) Kota Bima, Muklis,SH., mewakili Kepala Dinsosnaker Kota Bima, bersama Dra.Neneng Ratnaningsih (Kepala Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali), dan Hj.Misbah (kabid Rehbansos Dinsosnaker Kota Bima), membuka secara resmi kegiatan sosialisasi program pelayanan dan rehabilitasi social dalam panti. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 1 hari pada tanggal 30 Maret 2010 bertempat di Loka Bina Karya (LBK) “TOTTI MORI” Kota Bima, kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta terdiri dari Kepala Desa/Lurah, Kasie Kesra Kecamatan, Tokoh Masyarakat, Orang Tua Penyandang Cacat, dan Instansi terkait. Kegiatan tersebut bertujuan:
1.Menciptakan kesamaan pandangan dan pemahaman tentang proses pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat dalam panti di PSBN Mahatmiya Bali, sehingga proses pelayanan dan rehabilitasi social ini dapat memberikan hasil yang optimal.
2.Diperolehnya dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan setiap tahapan proses pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat.
3.Sebagai sarana tukar informasi/sharing berkaitan dengan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat.
Dalam sambutannya Kasi Paca Dinsosnakermengatakan bahwa jumlah penyandang cacat di Kota Bima setiap tahun mengalami peningkatan yang diakibatkan berbagai factor seperti bencana alam, sehingga dengan adanya kerjasama yang baik dengan PSBN Mahatmiya Bali diharapkan akan mampu meningkatkan keberfungsian social, kemandirian dan taraf hidup penyandang cacat di Kota Bima. Selaras dengan yang disampaikan oleh kabid Rehbansos DinsosnakerKota Bima Dra. Hj. Misbah, bahwa usaha-usaha DinsosnakerKota Bima untuk meningkatkan kebrfungsian social, kemandirian dan taraf hidup penyandang cacat di Kota Bima selain dengan penumbuhan Kelompok Usaha Bersama (Kube), pemberian bantuan dana jaminan sosial bagi penyandang cacat berat, juga melakukan pengiriman penyandang cacat ke pusat-pusat layanan dan rehabilitasi social seperti ke PSBN Mahatmiya Bali dan Panti Wirajaya Makasar.
Dalam kesempatan kegiatan sosialisasi ini Kepala PSBN Mahatmiya Bali, Dra. Neneng Ratnaningsih, menyampaikan bahwa mulai tahun 2007 PSBN Mahatmiya tidak hanya memberikan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat netra saja, akan tetapi juga memberikan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat lain. Disamping itu Dra.Neneng Ratnaningsih juga mengatakan bahwauntuk mewujudkan keberfungsian social, kemandirian dan peningkatan taraf hidup penyandang cacat bukan hanya menjadi tugas pemerintah tetapi juga dibutukan peran serta semua pihak, seperti masyarakat dan orang-orang penting disekitar penyandang cacat itu sendiri.
Kegiatan tersebut berjalan dengan sukses dan peserta sangat antusias terbukti dari banyaknya pertanyaan dan saran berkaitan dengan pelayanan dan rehabilitasi social yang diselenggarakan oleh PSBN Mahatmiya.