Archive for July, 2009

PSBN MAHATMIYA KEMBALI DIKUNJUNGI DELEGASI DELAPAN NEGARA

Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali kembali mendapat kunjungan istimewa guna melihat bagaimana manajemen dan pembinaan para penyandang cacat, kamis(30/7) kemarin. Kali ini dikunjungi tamu dari delapan negara dalam rangka Third country Training Program on Vocational Rehabilitation for Person With Disability. Rombongan tersebut dipimpin Kepala Balai Besar Rehabilitasi Vocasional Bina daksa Cibinong Drs. Edi Masdi, M.Si.

Delapan Negara yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Zimbabwe, Palestina, Filipina, Vietnam, Nepal, Timor Leste, Pakistan dan Thailand. Selain melihat fasilitas yang dimiliki, delegasi ini disambut dengan tarian janger oleh para penghuni panti.

Tujuan utama kegiatan ini, kata Edi Masdi, melihat bagaimana pengelolaaan rehabilitasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, Indonesia, kata Edi, diberi kepercayaan karena dianggap lebih baik dalam hal rehabilitasi sosial.

Kegiatan ini , kata Edi, merupakan kerja sama sejumlah negara dari tahun 2006 hingga 2010. Kali ini para delegasi yang merupakan pejabat Pejabat Departemen Sosial pemerintah dari negara negara masing-masing berada di Indonesia dalam kegiatan ini selama 42 hari. Selain mengetahui kebijakan pemerintah, mereka juga melihat secara langsung bagaimana pengelolaan dan keberadaan panti sosia, baik milik pemerintah maupun masyarakat.

Para delegasi ini ingin melihat dari dekat bagaimana pemberdayaan penyandang cacat, baik milik pemerintah maupun masyarakat, termasuk yang ada di Bali, terangnya.

Dikatakan Edi Masdi, Pemda dan masyarakat Bali memiliki komitmen yang cukup tinggi dalam pemberdayaan penyandang cacat. Sehingga, katanya, tidak heran, banyak penyandang cacat yang sudah dapat hidup mandir, memilki keterampilan  dan dengan dukungan masyarakat yang sangat besar, Dikatakannya, banyak kegiatan kongkret yang telah dilakukan oleh Pemda Bali dan masyarakat untuk membantu para penyandang cacat. walau demikian, katanya, kepedulian terhadap para penyandang cacat harus semakin ditingkatkan agar mereka dapat mandiri dan sukses dalam hidupnya.

Kepala PSBN Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih mengatakan untuk saat ini ada 75 siswa yang mendapatkan pembinaan, Dikatakannya, selama ini berbagai program telah dijalankan untuk membantu para penyandang cacat, seperti misalnya bimbingan fisik, mental, sosial, kesenian, keterampilan maupun bimbingan kecerdasan. Selain yang masih dibina di panti, sebagian besar penyandang cacat lainnya sudah bisa mandiri dan tidak lagi tergantung dengan keluarga.

Dicontohkannya sejumlah siswa telah membuka usaha panti pijat maupun bekerja pada perusahaan lainnya, Dikatakan Neneng, tujuan utama pembinaan ini agar penyandang cacat memiliki keterampilan kerja, percaya diri, mampu hidup secarawajar bagi diri dan keluarganya dan mandiri.”Banyak Siswa disini yang telah mandiri dan membuka usaha sendiri,” terang Neneng. ( Sumber, Bali Post, Jumat kliwon, 31 juli 2009).

WIDYAWISATA KELUARGA BESAR PANTI SOSIAL BINA NETRA MAHATMIYA TAHUN 2009

Kebutuhan manusia untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungannya merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi, sebagai suatu konsekwensi manusia sebagai makluk sosial, tak terkecuali bagi mereka yang mempunyai keterbatasan fisik atau menyandang kecacatan, baik itu netra,  tubuh atau cacat lainnya.

Pada tanggal 18 Juli 2009, keluarga besar Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya melakukan widyawisata, dengan mengunjungi beberapa objek wisata di wilayah Bali yaitu objek wisata Gua Gajah di Kabupaten Gianyar, objek wisata Gua Lawah di Kabupaten klungkung dan Pantai Kuta di Kabupaten Badung. kegiatan ini diikuti oleh 160 orang terdiri dari 70 orang penerima manfaat dan 90 orangpegawai dan keluarga pegawai PSBN Mahatmiya.

Tujuan dilaksanakannya widyawisata ini adalah sebagai sarana rekreasi untuk mengenal objek wisata dan menambah pengetahuan, serta sebagai sarana bersosialisasi para penerima manfaat PSBN Mahatmiya dengan lingkungan sosial dan juga merupakan realisasi lain kerja sosial kemasyarakatan.

Kegiaatan widya wisata ini mulai berangkat menuju lokasi pada jam 8.00 menggunakan 5 buah bus,   lokasi yang pertama dikunjungi adalah objek wisata gua Gajah, disini peserta melakukan persembahyangan dan memasuki gua, selanjutnya peserta mengunjungi Gua Lawah, disinipun peserta melakukan persembahyangan, istirat makan siang serta melakukan pembagian doorprize, dilanjutkan dengan mengunjungi pantai kuta (petitenget) dikabupaten Badung, disini para peserta mengunjungi pantai dan berjalan-jalan ditepi laut. Peserta kembali menuju PSBN Mahatmiya Pada jam 16.00 WITA dan tiba pada jam 17.00 WITA. Walaupun seluruh peserta kelelahan tetapi dilaksanakan dengan penuh keriangan.