Archive for December, 2008

KELUARGA BESAR P S B N “MAHATMIYA” BALI

“MENGUCAPKAN”

 

SELAMAT HARI NATAL

25 DESEMBER 2008

&

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH

1 MUHARRAM 1430 H/ 29 DESEMBER 2008

&

SELAMAT TAHUN BARU 2009

 

PUNCAK PERINGATAN HARI PENYANDANG CACAT DAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL 2008 DI PSBN MAHATMIYA


Penyandang cacat merupakan individu atau kelompok yang memiliki hambatan dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan dalam melakukan kegiatan hidup sehari-hari yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sebagian anggota tubuh. Mereka yang memiliki keterbatasan ini harus mendapatkan latihan dan pendidikan yang khusus ditujukan untuk mereka, agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya agar bisa hidup mandiri.

 

 

 

Peringatan hari penyandang cacat 2008 di PSBN Mahatmiya Tabanan, dilakukan dengan mengadakan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan mulai tanggal 11 Desember 08

 Berupa kegiatan bhakti social penyandang cacat di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan,13 Desember melakukan apel bendera para penyandang cacat , diteruskan dengan lomba bakiak beregu,  lomba news paper beregu, tanggal 15 Dsember 08 melaksanakan  kegiatan pengobatan Massal gratis, untuk  pengobatan mata, THT,  kulit dan kelamin, serta penyakit umum serta kegiatan Donor darah dilaksakanan dengan kerja sama Rumah Sakit Indra, PPDI, dan Liliana Foundation. Serta 16-17 Desember 08 mengadakan pertandingan bola volley tuna netra.

 

 

 

Puncak peringatan Hari penyandang Cacat Internasional 2008 kali ini bertema “Pemenuhan hak dan martabat serta keadilan bagi penyandang cacat melalui ratifikasi konvensi internasional hak hak penyandang cacat”  pelaksanaanya disatukan dengan Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional pada tanggal 20 Desember 2008 dilakukan dengan melaksanakan Apel Bendera yang semua petugasnya adalah penyandang cacat. pelaksanaan kegiatan ini bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu 2008. ini merupakan momentum yang sangat tepat mengingat peran ibu dalam membimbing dan mengasuh keluarga merupakan hal yang teramat penting untuk pengembangan potensi anak dalam keluarga termasuk apabila ada diantara anak atau anggota keluarganya mempunyai kecacatan, sehingga diharapkan bagi para ibu yang memiliki anak kurang beruntung diharapkan tetap memberikan kasih sayang dan perhatian serta tidak salah dalam mengembangkan potensi anaknya.

 

Kegiatan ini dilaksanakan juga dengan mengadakan kegiatan sosial yaitu:

 

  1. Kegiatan Konsultasi keluarga, acara ini merupakan ajang silaturahmi antara PSBN Mahatmiya sebagai UPT DEPSOS yang menyelenggarakan rehabilitasi social bagi penyandang cacat  dengan  keluarga dan masyarakat penyandang cacat agar bisa lebih bisa memahami dan dapat mengembangkan sikap peduli dan dukungan yang lebih besar terhadap  penyandang cacat.
  2. Kegiatan pameran hasil karya penyandang cacat, pameran ini merupakan wahana eksibisi untuk memperlihatkan keterampilan para penyandang cacat kepada masyarakat, bahwa walaupun mereka memiliki keterbatasan tubuh tetapi mereka masih memiliki potensi yang bisa dikembangkan agar mereka bisa hidup mandiri, pameran ini merupakan bukti bahwa mereka mampu berkarya setelah mengikuti program rehabilitasi dan pendidikan di PSBN Mahatmiya.
  3. Kegiatan Pasar Murah merupakan wujud kepedulian PBSN Mahatmiya kepada masyarakat yang kurang mampu, dalam kegiatan ini disediakan 215 paket sembako murah berisi 4 kg. beras, 5 bks mie instant, I kg Minyak goreng dan 1 kg gula pasir dengan harga Rp.20.000. per paket. Pasar murah ini menyasar masyarakat kurang mampu diwilayah Tabanan.

Kegiatan pada puncak peringatan Hari Penyandang Cacat dan Kesetiakawanan Sosial Nasional 2008. dimaksudkan untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa mereka mampu mengembangkan potensi yang mereka miliki serta untuk menggugah masyarakat agar peduli kepada para penyandang cacat dan potensi yang mereka miliki agar dapat memberikan dukungan para penyandang cacat sehingga mereka dapat hidup mandiri.

 

 

 

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan para penyandang cacat diwilayah tabanan, keluarga dan masyarakat penyandang cacat, lembaga-lembaga pelayanan penyandang cacat  serta para pengusaha yang peduli terhadap penyandang cacat.    

 

      (posted by:rusmana)

 

PROGRAM AFTER CARE PSBN MAHATMIYA TINGKATKAN SDM TUNA NETRA

Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, sebagai salah satu Unit Pelayanan Teknis Departemen Sosial yang membidangi pelayanan sosial dan rehabiltasi terhadap para tuna netra di wilayah Bali, NTB dan NTT pada tanggal 21-26 Nopember 2008 telah melaksanakan kegiatan pelayanan after care bagi penyandang cacat netra di Provinsi Bali. Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di Pusat Informasi dan Pelayanan Vokasional Penyandang Cacat (PPIPC), Jalan Srema Mendra No.3 Denpasar.

 

Pembukaan acara tersebut yang berlangsung pada Jumat 21 November 2008, dihadiri Dinas Sosial Provinsi Bali, Dinas Sosial Kota Denpasar, Ketua Pertuni Bali, UPTD Dinas Sosial Provinsi Bali, Kepala PSBN Mahatmiya dan undangan lainnya.

 

Kepala PSBN Mahatmiya, Dra, Neneng Ratnaningsih mengatakan “Kegiatan ini merupakan pemantapan, sehingga para tuna netra yang selama ini memberikan pelayanan massage kepada masyarakat bisa lebih profesional, seiring dengan perkembangan zaman, teknik atau ilmu massage yang akan terus berkembang, karena itu para peserta penting diberi pemantapan atau bimbingan agar kualitas pelayanannya meningkat.”

 

Kepala PSBN Mahatmiya menambahkan ” ini merupakan salah satu program PSBN Mahatmiya untuk memantau sejauhmana perkembangan mantan penerima manfaat kami setelah kembali ke masyarakat, setelah dipantau ternyata mereka memerlukan penyeragaman gerakan manipulasi dalam memijat, dari tahun ke tahun ilmu memijat  selalu berkembang, karena itu perlu penyegaran-penyegaran. “

 

Sasaran kegiatan after care adalah  mantan penerima manfaat (klien) PSBN Mahatmiya yang telah bersertifikat dan telah tamat diatas lima tahun. kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta yaitu 6 orang dari Pertuni Kodya Denpasar, 19 Orang dari Kube Dharmabakthi Denpasar, 2 orang dari kecamatan Kediri Tabanan dan 3 orang dari Pertuni Karangasem serta 3 orang instruktur massage.

 

Tujuan Kegiatan ini adalah untuk memantapkan gerakan massage khususnya massage sport, menyeragamkan gerakan manipulasi massage sport, mengurangi resiko yang ditimbulkan oleh massage dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih profesional dan percaya diri.

 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali dalam sambutanya yang dibacakan  Drs. Made Sudana menyambut baik kegiatan ini, bimbingan ini sangat relevan dengan misi pemerintah untuk meningkatkan  SDM penyandang cacat, dengan meningkatnya kualitas massage diharapkan mereka mampu memenangkan persaingan. (Sumber: Balipost)

KUNJUNGAN LAPANGAN PESERTA KERJASAMA TEKNIK ANTAR NEGARA BERKEMBANG KE PSBN MAHATMIYA

Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, pada Tanggal 20 Nopember 2008 menerima kunjungan peserta Kerja sama Teknik  antar Negara Berkembang yang diselenggarakan oleh Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina daksa(BBRBD) Cibinong, diikuti oleh delegasi dari 8 Negara, yaitu; 2 orang delegasi dari Palestina, 2 orang delegasi Kamboja, 2 orang delegasi Fiji, 2 orang delegasi Nepal, 2 orang delegasi Afrika Selatan, 2 orang delegasi Vietnam, 1 orang delegasi Srilanka dan 3 orang delegasi Bangladesh. Para peserta didampingi oleh 5 orang pendamping dari BBRDB yang dipimpin langsung oleh kepala BBRDB Cibinong H.Eddy Masdi.

 

Kepala BBRBD H. Eddy Masdi menjelaskan bahwa  selain memberikan pelatihan di kelas, para peserta juga melihat langsung pemberdayaaan penyandang cacat di dalam masyarakat, salah satunya adalahj di PSBN Mahatmiya, selain itu rombongan  juga akan mengunjungi  PT Reddy Print Denpasar, Yayasan Senang hati Tampak Siring, KUBE Sayukti Majalaya Tangeb dan Panti Kasih Jimbaran Badung.Kepala Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih dalam sambutannya menjelaskan bahwa PSBN Mahatmiya merupakan unit pelaksana teknis Departemen Sosial yang melakukan pelayanan dan rehabilitasi penyandang cacat, dijelaskan pulu tentang kriteria penyandang cacat yang dilayani, aktivitas kegiatan didalam panti (inside institution) maupun diluar panti( home care services), dan menjelaskan tentang fasilitas yang dimiliki panti diantaranya asrama, perpustakaan, studio musik, ruang fitnes, ruang belajar, serta fasilitas jaringan internet dilingkungan PSBN Mahatmiya.

 

Setelah acara ramah tamah, acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan, para peserta melihat langsung aktifitas dan fasilitas didalam panti serta peragaan hasil karya penerima manfaat yang dipajang distand pameran. Rangkaian kunjungan lapangan ditutup dengan makan siang bersama. (Writte by: Wahyu Dewanto.  Posted&editting by. Rusmana)