Cacat Netra bukan halangan untuk bisa membaca Al Qur’an

Kecacatan bukan halangan untuk berprestasi, hal tersebut dibuktikan oleh Muhamad Saidun penerima manfaat kami  yang berasal dari Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an berhasil keluar sebagai juara pertama baik di tingkat Kecamatan maupun kabupaten dan akan mewakili Kabupaten Tabanan ke tingkat propinsi Bali yang akan di selenggarakan pada tanggal 11 - 13 April 2008 di Kabupaten Jembrana.

Keberhasilan Muhamad Saidun (penyandang cacat netra) menjuarai MTQ Tk Kabupaten dan kemerduan suaranya dalam melantunkan ayat - ayat suci Al- Qur’an menjadi pembicaraan, dan undangan untuk mengisi pembacaan Al Qur’an dalam acara  Maulid Nabi Muhammad SAW  terus mengalir.

Ketekunan penerima manfaat belajar Al Qur’an Braille telah menunjukan hasil yang positif dan memacu penerima manfaat yang lainnya untuk belajar lebih giat lagi, amin.   ( by ratna)  

 

One Response to “Cacat Netra bukan halangan untuk bisa membaca Al Qur’an”

  1. 1
    HARIJATI ROEBYANTHO Says:

    Kepada Yth:
    Pimpinan PSBN Mahatmiya
    di Tabanan Bali

    Kami membaca program komputer bicara dari google.com.
    Program tentang para tuna netra bisa baca komputer dan internet. Kalau berkenan kami mohon informasi bagaimana bisa mendapatkan keterampilan tersebut dan kami punya kakak yang mengalami kebutaan pada usia lebih dari 45 tahun. dan masih bisakah mengikuti keterampilan komputer di PSBN , kalau memang masih bisa maka persyaratannya apa saja. kebetulan pada masa sebelum mengalami kebutaan kakak adalah terampil dalam bidang komputer (hard ware and software)
    Kami adalah peneliti dari Departemen Sosial Republik Indonesia.

Leave a Reply