
Tabanan, 18 Agustus 2010. Banyak cara yang dilakukan untuk memperingati peringatan kemerdekaan Republic Indonesia ke 65, Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya bersama Garing-Joger menggelar kerja bhakti membersihkan Bali dari sampah terutama dari sampah plastik terfokus di tempat wisata Tanah Lot. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun oleh PSBN Mahatmiya bersama Garing-Joger.
Kegiatan ini diikuti lebih dari seratus orang yang mayoritas dari PSBN Mahatmiya yang berjumlah 75 orang, terdiri dari 43 pegawai dan 32 penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan aksi nyata disamping memperingati hari kemerdekaan republic Indonesia yang ke 65 juga menjaga kesehatan lingkungan, memelihara kebersihan dan mempertahankan lingkungan hidup
Acara di buka oleh panitia Garing-Joger pada pukul 07. 30 WITA dengan memberi pengarahan teknis kerja bakti, membagikan alat kebersihan seperti s apu, serok, tempat sampah plastik dan garuk. Acara dilanjutkan dengan bersi h-bersih seluruh lingkungan tanah lot. Mulai dari jalan, selokan, sampai seluruh area di tempat wisata Tanah Lot. Para penerima manfaat PSBN Mahatmiya yang mengalami tuna netra maupun cacat tubuh bersemangat membersihkan lingkungan dengan dibimbing oleh pendamping.
Kepala PSBN Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih menyatakan bahwa kerja bakti ini adalah kegiatan yang dilakukan setiap tanggal 17 Agustus PSBN Mahatmiya bersama Garing-Joger, Disamping membersihkan lingkungan, PSBN Mahatmiya ingin membuktikan bahwa penyandang cacat mampu hidup bersih, mampu bergaul di masyarakat serta mampu memberikan inspirasi kepada orang lain
Kontributor : Susanto
August 18th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan, 9 Agustus 2010. Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya mengadakan acara perpisahan pegawai atas nama Kasiyo dan I Nyoman Ariasa yang telah memasuki masa purnabakti pada 4 Agustus 2010. Hadir pada acara tersebut seluruh pegawai PSBN Mahatmiya

Kepala PSBN Mahatmiya, Dra. Neneng Ratnaningsih dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdianya selama ini dan permintaan maaf apabila selama bertugas ada kesalahan yang di sengaja ataupun tidak di sengaja. Ditambahkan juga bahwa setelah tidak berada di PSBN Mahatmiya diharapkan tetap menjaga komunikasi dan ditunggu ide-ide yang inovatif untuk kemajuan panti kedepan
Dalam acara tersebut Kasiyo dan I Nyoman Ariasa menyampaikan permohonan maaf, apabila ada hal yang tidak berkenan selama melaksanakan tugas di PSBN Mahatmiya, ditambahkan juga untuk PSBN Mahatmiya supaya terus meningkatkan pelayanan dan rehabilitasi sosial dengan berbagai kegiatan atau program di dalam maupun di luar panti. Kasiyo mengatakan bahwa 10 hari pertama menjalani masa pensiun sangat berat dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan segala perubahan

Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari Kepala Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, Darmawanita dan SLB A Santikatmaka, dilanjutkan dengan salam perpisahan, makan bersama diiringi music band oleh penerima manfaat dan acara di tutup dengan kesenian gong oleh Pegawai Mahatmiya.
(Kontributor : Susanto)
August 9th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan, 9 Agustus 2010. Tujuh orang Penerima manfaat multi layanan Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya telah tamat dalam
program pelayanan dan rehabilitasi social setelah dibina selama kurang lebih dua tahun. Acara pelepasan dilaksanakan di Aula PSBN Mahatmiya tanggal 31 Juli 2010, dihadiri oleh seluruh pegawai, penerima manfaat beserta orang tuanya.
Pada awalnya PSBN mahatmiya hanya menyelenggarakan pelayanan dan rehabilitasi social kepada penyandang cacat netra, sejalah dengan berkembangnya permasalahan social, mulai tahun 2007 sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial Republic Indonesia Nomor : 85/HUK/2007 tentang Pedoman Uji Coba Multi Layanan Panti Social Penyandang Cacat, PSBN Mahatmiya menyelenggarakan pelayanan dan rehabilitasi social selain penyandang cacat netra, juga penyandang cacat tubuh, cacat rungu wicara dan dan cacat mental ringan

Penerima manfaat yang telah menyelesaikan pelayanan dan rehabilitasi social mendapatkan stimulant sesuai bidang yang ditekuni untuk mendukung kemandirian
-
Ni Wayan Mariyanti, Ni Wayan Purniasih, dan Robby Wendiawan ketiganya penyandang cacat tubuh dan menekuni ketrampilan menjahit, stimulant berupa mesin jahit dan dynamo,
-
I Wayan Anom Wibawa, I Gede Tuste Premaningrat dan Gusti Ayu Ari Kirana Putri ketiganya penyandang cacat tubuh menekuni ketrampilan computer, stimulant berupa satu set computer dan printer
-
Zinn Nur Aini penyandang cacat tubuh menekuni keterampilan salon. Stimulant berupa seperangkat peralatan salon.
Dra Neneng Ratnaningsih, Kepala PSBN Mahatmiya dalam sambutannya berpesan bahwa setelah mengikuti proses pelayanan dan rehabilitasi sosial selama kurang lebih 2 tahun diharapkan telah memiliki mental, sikap dan perilaku yang baik, mampu hidup mandiri, dan bisa bergaul dalam kehidupan bermasyarakat. kepada keluarga untuk berperan aktif dalam mencari informasi lapangan kerja dan mendukung anak-anak dalam berwirausaha, karena bagaimanapun peran keluarga sangat penting.
(Kontributor : A Rudhy Setiawan & Susanto)
August 9th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan, 09 Agustus 2010. Dua orang penerima Manfaat Panti Social Bina Netra (PSBN) Mahatmiya yang mewakili Provinsi Bali mendapatkan satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Penyandang Cacat tanggal 27 - 28 Juli 2010 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.
Dikoordinir oleh Badan Pembinaan Olah raga Cacat (BPOC) Provinsi Bali, kontingen Bali menduduki peringkat ke empat setelah Jawa Timur dengan perolehan medali enam emas, enam perak, dan empat perunggu

Dua orang penerima manfaat tersebut adalah,
-
I Ketut Murdana, penyandang tuna netra (low vision) meraih satu medali emas cabang olahraga lompat jauh dan satu medali perak untuk cabang tolak peluru
-
I Made Adi Purnawan penyandang tuna netra (total) meraih satu medali perak cabang olahraga lempar lembing dan satu medali perunggu cabang tolak peluru.
Dalam sambutannya Gurbenur Jawa Tengah Bibit Waluyo, menjelaskan bahwa “Kompetisi Olahraga penyandang cacat di setarakan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON), maka diharapkan olahraga bagi penyandang cacat dapat diajukan ke event Internasional tahun 2011 dengan Indonesia sebagai tuan rumah”
(Kontributor Susanto)
August 9th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »

Tabanan, 28 Juli 2010. Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya ikut serta dalam menyemarakkan Tanah Lot Art Festival (TLAF) 2010 yang berlangsung di Tanah Lot Tabanan Bali. TLAF 2010 akan berlangsung mulai tanggal 26 Juli – 1 Agustus 2010, saat membuka acara Bupati Tabanan menjelaskan bahwa TLAF 2010 merupakan salah satu sarana mempromosikan pariwisata andalan daerah Tabanan yang terkenal sebagai lumbung beras di Bali

Dalam acara ini PSBN Mahatmiya membuka Stand Pameran yang menampilkan hasil karya seni dan ketrampilan diantaranya kreasi dari benang kur, uang kepeng, mote, dan ukir. Disamping itu ditampilkan juga kesenian tradisional Bali Rindik, dan Geguntangan serta music modern Band, di Stand PSBN Mahatmiya juga dilengkapi dengan sarana pijat refleksi bagi pengunjung.
Kegiatan ini memiliki banyak dampak positif diantaranya ajang promosi dan sosialisasi program PSBN Mahatmiya, sarana bagi Penerima Manfaat untuk bersosialisasi terhadap masyarakat luas dan wujud kepedulian PSBN dalam mendukung melestarikan budaya daerah.
(Kontributor : Susanto)
July 28th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran adik-adik semua, saya bangga pada kalian atas apresiasi dan partisipasi yang diberikan kepada KIS Band, kami seluruh kru menyayangi kalian, saya akan belajar banyak atas semangat kalian untuk maju dan berkembang”
Erik, Sutradara studio KIS band
Tabanan, 28 Juli 2010. Sehubungan dengan pembuatan video klip berjudul “Love” KIS Band menyertakan Penerima Manfaat PSBN Mahatmiya sebagai model dalam video lagu tersebut. Video klip ini menggambarkan sebuah kebahagiaan, kasih sayang, persahabatan dan cinta. Penerima manfaat tersebut adalah I Made Wahyu Widiatmika, I Wayan Anom Wibawa keduanya penyandang cacat tubuh, Muhaini dan Suriana Aziz keduanya penyandang tuna rungu wicara dan Kadek Ayu Mahayani Penyandang tuna netra. Disamping penerima manfaat, syuting ini juga melibatkan penduduk lokal dan beberapa turis asing berkebangsaan australia, maupun cina

KIS Band merupakan band berbahasa Bali, Band ini dibentuk oleh Tu Krisna yang merupakan vokalis Di Ubud Band, salah satu group band ternama di Bali. Pembuatan video klip dilakukan pada tanggal 20 juli 2010 mulai pukul 16.30 – 17.15. video ini rencananya akan dirilis bulan Agustus 2010 mendatang.
Bagi penyandang tuna rungu wicara sebenarnya sangat sulit untuk mengkoordinasikan gerakan dengan suara musik dan lagu, tetapi hal tersebut bukan halangan mereka untuk tampil. Setelah beberapa kali latihan dengan menggunakan bahasa isyarat dan diambil adegan syuting akhirnya tidak halangan yang berarti.
Diharapkan akan banyak pihak-pihak yang melibatkan penyandang cacat dalam berbagai kegiatan, karena secara tidak langsung pelibatan ini akan membawa dampak positif bagi mental penyandang cacat disamping itu membantu penyandang cacat untuk mampu bersosialisasi di masyarakat dengan baik
(Kontributor : Susanto)
July 28th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan, 15 Juli 2010. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Sosial Sumatera Barat mengadakan studi banding ke PSBN Mahatmiya Bali. Ketua rombongan yang juga Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Sumatera Barat, Dra. Esti Pratiwi mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya referensi dalam rangka pelayanan rehabilitasi social yang lebih baik, ditambahkan bahwa rombongan mengucapkan rasa penghargaan setinggi-tingginya atas penerimaan yang baik di PSBN Mahatmiya

Acara dimulai dengan suguhan music tradisional bali dilanjutkan dengan ucapan terima kasih dari ketua rombongan dan pemaparan program multi layanan oleh Kepala PSBN Mahatmiya, Dra Neneng Ratnaningsih. Acara diakhiri dengan tinjauan lapangan dan diskusi
Rombongan UPTD Dinas Sosial Sumatera Barat sangat antusias terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi terkait program yang telah banyak dilakukan oleh PSBN Mahatmiya
Dra Neneng Ratnaningsih mengungkapkan bahwa UPT Pusat dan UPTD Panti Rehabilitasi Sosial wajib menerapkan prinsip-prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi secara kontinue. Karena pada dasarnya mengarah pada pelayanan dan rehabilitasi sosial yang optimal.
(Santo)
July 17th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan 6 Juli 2010, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskessosnakertrans) Kota SoE, Drs.Aberlin Muni, bersama Dra.Neneng Ratnaningsih (Kepala Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali), dan Anderias Lakapu,SH (kabid Rehbansos Diskessosnakertrans Kota SoE), membuka secara resmi kegiatan sosialisasi program pelayanan dan rehabilitasi social dalam panti. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 1 hari pada tanggal 29 Juni 2010 bertempat di Diskessosnakertrans Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)

Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta terdiri dari Kepala Desa/Lurah, Kasie Kesra Kecamatan, Tokoh Masyarakat, Orang Tua Penyandang Cacat, dan Instansi terkait. Kegiatan tersebut bertujuan:
-
Menciptakan kesamaan pandangan dan pemahaman tentang proses pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat dalam panti di PSBN Mahatmiya Bali, sehingga proses pelayanan dan rehabilitasi social ini dapat memberikan hasil yang optimal.
-
Diperolehnya dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan setiap tahapan proses pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat.
-
Sebagai sarana tukar informasi/sharing berkaitan dengan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat.
Dalam sambutannya Kadis Dinsosnakertrans mengatakan dibutuhkan peran serta masyarakat dalam mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan bagi penyandang cacat, beliau juga meminta semua peserta dapat berbagi informasi kepada masyarakat luas terkait kegiatan pelayanan dan rehabilitasi sosial yang dilaksanakan di PSBN Mahatmiya Bali, demikian pula beliau tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Kepala PSBN Mahatmiya Bali yang telah memilih Kota SoE dalam melaksanakan sosialisasi program layanan panti, sehingga dengan adanya kerjasama yang baik dengan PSBN Mahatmiya Bali diharapkan akan mampu meningkatkan keberfungsian social, kemandirian dan taraf hidup penyandang cacat di Kota SoE.
Dalam kesempatan kegiatan sosialisasi ini Kepala PSBN Mahatmiya Bali, Dra. Neneng Ratnaningsih, menyampaikan bahwa mulai tahun 2007 PSBN Mahatmiya tidak hanya memberikan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat netra saja, akan tetapi juga memberikan pelayanan dan rehabilitasi social bagi penyandang cacat lain. Disamping itu Dra.Neneng Ratnaningsih juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan keberfungsian social, kemandirian dan peningkatan taraf hidup penyandang cacat bukan hanya menjadi tugas pemerintah tetapi juga dibutukan peran serta semua pihak, seperti masyarakat dan orang-orang penting disekitar penyandang cacat itu sendiri.
Kegiatan tersebut berjalan dengan sukses dan peserta sangat antusias terbukti dari banyaknya pertanyaan dan saran berkaitan dengan pelayanan dan rehabilitasi social yang diselenggarakan oleh PSBN Mahatmiya. Seperti, Bapak Yosep Paloh dari Kecamatan Batu Putih, beliau meminta agar dilakukan seleksi sebelum anak dikirim ke Panti, Bapak Albert dari desa Karang Sirih, mengatakan bahwa setelah mendengarkan dan melihat gambar-gambar dari narasumber beliau menyatakan siap memotivasi para penyandang cacat di desanya untuk menerima pelayanan dan rehabilitasi di Panti, demikian juga Ibu Maria yang memiliki dua orang anak yang mengalami buta sebelah sebenarnya sangat berharap anak dapat diterima di PSBN Mahatmiya Bali.
July 6th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan, 1 Juli 2010. Dalam rangka pelatihan internasional; Third Country Training Program (TCTP) On Vocational Rehabilitation For Person With Disabilities (PWD’s) Peserta pelatihan mengunjungi PSBN Mahatmiya dengan tujuan memperoleh gambaran nyata program pelayanan rehabilitasi social yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia

Ketua rombongan Drs.Robinson W.Saragih,M.Si menjelaskan bahwa Pelatihan ini merupakan kerjasama teknik antar Negara berkembang (KTNB) Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) Cibinong, bekerja sama dengan Sekretariat Negara Republik Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang telah dimulai pada tahun 2006. Untuk tahun 2010 program ini diikuti oleh 15 peserta dari Bhutan, Zimbabwe, Laos, dan Timus Leste

Peserta disambut dengan Tarian Tradisional Bali Puspanjali oleh Penerima Manfaat PSBN Mahatmiya, tabuh oleh penyandang tuna netra dan tarian oleh penyandang cacat tuna rungu wicara dan mental ringan, dalam sambutan tersebut juga disuguhkan Tari Janger yang di tarikan secara masal oleh puluhan Penerima Manfaat PSBN Mahatmiya. acara dilanjutkan dengan sambutan ketua rombongan, paparan program pelayanan rehabilitasi social oleh Kepala PSBN Mahatmiya Dra. Neneng Ratnaningsih, penyerahan kenang-kenangan oleh kedua belah pihak, kunjungan lapangan melihat kegiatan secara langsung tentang pelaksanaan pelayanan rehabilitasi social, dan acara diakhiri dengan makan siang di aula PSBN Mahatmiya

Dra. Neneng Ratnaningsih mengungkapkan bahwa kunjungan ke PSBN Mahatmiya merupakan kunjungan rutin tahunan, dan dengan adanya kunjungan rutin ini senantiasa akan memotivasi PSBN Mahatmiya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi penyandang cacat
July 5th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »
Tabanan, 26 Juni 2010. Untuk mendapatkan gambaran nyata penanganan penyandang cacat yang dikelola oleh pemerintah Indonesia, delegasi Thailand yang dipimpin oleh Dirjen Pemberdayaan Penyandang Cacat Kementerian Sosial Thailand mengunjungi PSBN Mahatmiya sebagi salah satu unit pelaksana teknis Kementerian Sosial dalam melakukan Pelayanan Rehabilitasi Sosial penyandang cacat.

Acara dimulai dengan ucapan selamat datang dari direktur rehabilitasi social penyandang cacat kementerian social, Dra. JD. Noviantari. MSW, acara dilanjutkan dengan sambutan ketua delegasi Thailand Mr. Kotbungkair. Acara berlanjut dengan paparan kepala PSBN Mahatmiya Dra. Neneng Ratnaningsih tentang pelayanan rehabilitasi social di PSBN Mahatmiya. Acara diakhiri dengan tinjauan lapangan dan tanya jawab

Dalam acara tersebut disajikan tari tradisional Bali, tari janger yang ditarikan oleh penerima manfaat PSBN Mahatmiya, tari tersebut merupakan kolaborasi tari dan music tradisional antara penyandang tuna netra sebagai penabuh gamelan dan penyandang tuna rungu wicara sebagai penari
July 5th, 2010 by Mahatmiya | No Comments »